NANJING, TIONGKOK — 19 Oktober 2025
Fashion Week Internasional Nanjing 2025 secara resmi berakhir hari ini di Kawasan Wisata Bersejarah Chaotiangong. Dengan tema "Arus Mode Tiongkok · Chaotiangong", acara tahun ini berhasil menyelenggarakan dialog megah antara arsitektur kuno berusia 600 tahun dan mode kontemporer.
Tuan Kang Yihua, Pendiri Ever Glory Fashion Group dan Presiden Asosiasi Pakaian Nanjing, diundang untuk menghadiri upacara penutupan. Ia bergabung bersama para pemimpin industri mode lainnya serta desainer ternama guna menyaksikan tontonan spektakuler yang memadukan warisan budaya dengan estetika modern.
Upacara penutupan menampilkan beragam presentasi, termasuk pertunjukan busana haute couture Warisan Budaya Takbenda dan pertunjukan imersif yang dirancang khusus untuk lokasi tertentu. Unsur-unsur ini secara hidup menegaskan misi acara tersebut: "Memberdayakan Industri melalui Budaya, dan Mendorong Konsumsi melalui Fesyen."
Persilangan besar antara budaya dan gaya ini telah memberikan arah strategis yang jelas bagi para pelaku industri senior. Bagi Ever Glory, acara ini memperkuat pentingnya mengintegrasikan narasi budaya ke dalam rantai industri.
Merujuk pada masa depan grup, Pendiri menekankan bahwa Ever Glory akan terus mengikuti tren inovasi dan apresiasi budaya. Grup tetap berkomitmen untuk:



Memperdalam Integrasi Budaya: Menjembatani kesenjangan antara estetika tradisional dan produk fesyen modern.
Meningkatkan Kekuatan Produk: Memanfaatkan warisan budaya guna memperkuat identitas merek dan daya saing.
Mendorong Pertumbuhan Industri: Berkontribusi pada lanskap fesyen lokal dan global dengan memperkuat kartu nama "Fesyen"-nya.
Ke depan, Ever Glory akan memanfaatkan peluang baru bagi pengembangan inovatif. Dengan terus memperkuat sinergi antara budaya dan industri, grup ini bertujuan memberikan dorongan tambahan bagi transformasi sektor fesyen.